Menjadikan Program Parenting sebagai Dukungan Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di Masa Pandemi

Lintau – Tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Padang (UNP), Padang, Sumatera Barat melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dana PNBP UNP Tahun Anggaran 2020 bertajuk program parenting sebagai dukungan pembelajaran di masa pandemi bersama guru-guru SLB Kemala Bhayangkari Lintau Tanah Datar.

Kegiatan pengabdian tersebut dilatarbelakangi oleh masa pandemi yang mengubah kegiatan pembelajaran yang biasanya dilakukan di sekolah, menjadi kegiatan pembelajaran di rumah dan daring. Pembelajaran daring yang masih termasuk baru didunia pendidikan anak berkebutuhan khusus, menjadi tantangan dalam pelaksanaannya. Terlebih dukungan fasilitas seperti gawai yang tidak dimiliki semua orang tua siswa dan dan sinyal internet yang kurang baik, juga menjadi kendala dalam pelaksanaannya. Sehingga, dibutuhkan dukungan lain, agar tantangan dalam penerapan pembelajaran di rumah/ daring ini dapat diantisipasi. Salah satu dukungannya adalah memaksimalkan peran orang tua. Ketua Tim PKM UNP bersama Kepala SLB Kemala Bhayangkari juga mengatakan bahwa kegiatan belajar di rumah/ belajar daring anak berkebutuhan khusus, butuh dukungan besar dari orang tua karena orang tua akan menjadi bagian dari peran guru di masa pandemi ini.

“Pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus pada dasarnya telah melibatkan orang tua, namun, masih terdapat orang tua yang kesulitan dalam menerapkan pembelajaran yang dipelajari anak di sekolah untuk diterapkan di rumah, termasuk juga guru, masih terdapat guru yang kesulitan dalam bekerjasama dengan orang tua agar pembelajaran dirumah/ daring ini dapat optimal,” kata Ketua Tim PKM UNP, Grahita Kusumastuti, M. Pd, Sabtu 15 Agustus 2020.

Ia juga mengatakan bahwa, anak berkebutuhan khusus belum tentu mau diajari oleh orang tuanya di rumah, karena anak berkebutuhan khusus yang sudah cocok dengan gurunya akan cenderung hanya ingin belajar dengan gurunya di sekolah saja. Oleh karena itu, guru perlu menyusun strategi pembelajaran yang biasa digunakan di sekolah untuk diberikan orang tua sehingga orang tua memahami apa yang biasanya dilakukan guru dalam mengajari siswa. Melalui program parenting inilah, diharapkan strategi yang digunakan guru dapat ditiru orang tua untuk diterapkan di rumah, sehingga mendukung terciptanya pembelajaran yang disukai anak.

“Program ini ingin memaksimalkan kembali program parenitng yang sudah ada dengan mengembangkan program parenting sebagai sarana berkonsultasi dan bekerjasama antara guru dan orang tua agar dapat berkolaborasi dan memenuhi kebutuhan pembelajaran siswa berkebutuhan khusus,” jelas Ketua Tim PKM.

Dalam rangka menjalankan program tersebut, Tim PKM UNP menggandeng SLB Kemala Bhayangkari yang antusias terhadap pengembangan program parenitng ini. Sedikitnya dua elemen masyarakat terlibat dalam kegiatan ini yaitu guru dan orang tua siswa. Dalam pelaksanaannya, protokol kesehatan diperhatikan dengan mengurangi jumlah peserta menjadi setengah dari jumlah peserta sebelumnya.

Kegiatan dilakukan dalam dua tahap, yaitu seminar dan workshop. Kegiatan seminar dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2020 secara langsung. Dipandu oleh Dosen PLB Rahmatrisilvia, M. Pd, guru dan orang tua memahami konsep parenting sampai cara menyusun program parenting dan menerapkan program parenting tersebut. Kegiatan workshop dilakukan pada tanggal 17-21 Agustus 2020 secara mandiri. Guru-guru bersama orang tua berkolaborasi dalam menyusun program disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan anak. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun program parenting, sehingga diharapkan keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar selama masa pandemi ini.

Video kegiatan Pengabdian